Minggu, 26 Oktober 2014

PROYEK PENINGKATAN JALAN CIPEUNDEUY - CIROYOM KAB.BANDUNG BARAT DIDUGA PENGERJAANYA ASAL ASALAN DILUMAT PEMBORONG BERJIWA RAKUS

Bandung Barat, Rajawalinews. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Bina Marga Sumber Daya Air Air Dan Mineral melaksanakan kegiatan Proyek Peningkatan Jalan Cipeundeuy - Ciroyom dengan Volume 1,800 m x 3,5 m, biayanya sebesar Rp.946 juta, waktu pelaksanaanya 90 hari kerja, yang anggarannya diambil dari APBD tahun 2014, adapun pemenang tendernya adalah Bu Heny dari CV. Putra Bungsu, sesuai yang tertera pada papan proyek, saat kami berkunjung kelapangan jumat, 18/09, diperkirakan pekerjaanya baru mencapai 40%, kami bertanya kepada warga sebut saja R dan H dari salah satu LSM Petir, “Kenapa pak pekerjaanya proyek ini asal-asalan ?, hal ini kami temukan ada beberapa aspal Hotmixnya terkelupas dan tidak terlihat bekas pelingkut sebagai perekatnya ” dan dari kedua warga tersebut menyampaikan, ” bahwa proyek ini tidak melalui tahapan proses sampai dengan pelaksanaanya dari mulai penggunaan jenis matrial, pemadatan, giling basah dan tidak menggunakan aspal padat sebelum penghotmikan sampai dengan pengerjaannya dan tidak jelas pembayaranya terhadap para pekerja dilapangan ”, kami (Red Team V Pemburu Fakta dan LSM Laskar Anti Korupsi indonesia),  mencium ada yang tidak beres dalam pengelolaanya  dimana Proyek Peningkatan Jalan Cipeundeuy - Ciroyom Kab.Bandung Barat ini diduga pengerjaanya asal asalan dilumat pemborong berjiwa rakus yang mengakibatkan kerugian Negara dan masyarakat khususnya pengguna jalan tersebut, kalau memang hal ini terjadi, kami minta fihak-fihak yang berwenang Tipikor dari Kepolisian, Kejari, DPRD , BPK, KPK agar segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini. Bersambung ( Tim V Pemburu fakta  )

0 komentar:

Posting Komentar