Senin, 01 Desember 2014

ALIHFUNGSI LAHAN BENGKOK DI DESA BULAKPELEM DI PERTANYAKAN



Pekalongan,JURNAL LAKI
Alih fungsi lahan persawahan yang di sulap menjadi perumahan atau pertokoan di Kabupaten Pekalongan marak terjadi, hal ini terjadi tentu di karenakan realita pertumbuhan penduduk yang sudah barang tentu di ikuti dengan pertumbuhan kebutuhan perumahan dan perekonomian, salah satunya terjadi di Desa Bulakpelem kecamatan Sragi kabupaten Pekalongan, beberapa tahun yang lalau salah satu areal sawah bengkok di desa ini di sulap menjadi areal pertokoan, akan tetapi salah satu warga setempat Rohani, menilai alihfungsi lahan tersebut belum menunjukan pertumbuhan yang signifikan.
“Saya menilai alihfungsi sawah bengkok di desa kami tidak efektif, jika dilihat di lapangan masih banyak rencana pertokoan yang belum di bangun, banyak besi cor yang sudah di tumbuhi oleh tumbuhan merambat, hal ini menunjukan alihfungsi lahat tersebut kurang prospektif ,dari toko yang sudah di bangun saya juga jarang melihat aktifitas yang di harapkan” keluh Rohani. Dia juga menambahkan, Lahan bengkok yang merupakan areal persawahan kalau menurut penduduk sekitar sebenarnya sangat produktif jika ditanami padi, saya juga pernah menanyakan hal ini kepada ketua DBD kala itu menggenai alihfungsi tanah bengkok tersebut akan tetapi Ketua BPD mengaku tidak tahu, hal ini tentu sangat aneh.
“Alih fungsi tanah Bengkok tersebut terjadi pada masa pemerintahan Kepala desa yang lama, dari dasar pantauan saya di lapangan akan saya jadikan dasar saya, untuk menyampaikan kepada pemerintahan desa yang sekarang supaya di tinjau ulah, karena apapun alasanya tanah tersebut adalah tanah milik pemerintah dan harus bermanfaat untuk rakyat, kalau memang lebih menguntungkan di jadikan areal persawahan lebih baik di kembalikan seperti fungsi semula “ harap Rohani. Suparjo salah satu anggota LPMD desa setempat ketika di konfirmasi mengatakan, setiap warga masyarakat berhak untuk mengkritisi kebijakan pemerintah, dan saya juga berharap semua elemen menghormatikan, kalau bias kita semua duduk bersama untuk membicarakan hal tersebut guna menemukan solusi yang terbaik, secara pribadi saya berharap semua itu akan bermuara untuk kebaikan dan kemajuan masyarakat secara umum” pungkas Suparjo. ( Eva Abdullah)

0 komentar:

Posting Komentar