Senin, 28 Mei 2018

SELURUH GURU SD DAN TINGKAT SMP DI PURWAKARTA MENUNGGU PENCAIRAN TUNJANGAN SERTIFIKASI


PURWAKARTA, medialaki.net- Ratusan guru di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta belum menerima dana sertifikasi. Dana sertifikasi dibayarkan pemerintah per triwulan bersumber dari pemerintah pusat melalui APBN kemudian masuk ke Kas Daerah. Hanya saja, sertifikasi triwulan pertama memasuki  triwulan ke dua, Januari hingga sampai saat ini 25 Mei 2018 belum diterima para guru.
Informasi yang dihimpun, guru di Purwakarta yang belum menerima sertifikasi mulai dari guru SD hingga SMP. Ini bukan kali pertama sertifikasi menglami keterlambatan.
"Untuk triwulan terakhir dana sertifikasinya belum diterima sepenuhnya," ujar T yang tidak mau disebutkan namanya salah satu guru di  Purwakarta, ditemui di Purwakarta Jum’at (24/05).
Dari tiga bulan tersebut, para guru ini baru menerima dana sertifikasi untuk satu bulan pencairan. Artinya, sertifikasi yang diterima para guru belum diterima selama 5 bulan ini yang seharusnya diterima periga bulan.
"semua guru yang ada di Kabupaten Purwakarta sangat berharap sekali dana ini cepat dicairkan," katanya.
Para guru mayoritas menunggu pencairan dana sertifikasi tersebut apalagi selama ini, dana sertifikasi bagaimanapun turut menopang ekonomi keluarga para guru.
"Selama saya jadi guru dan selama ada dana sertifikasi baru kali ini pencairannya telat.
Meski telat, kata Us  (37) salah satu guru SD lainnya di Kecamatan Plered mengaku para guru tidak mengambil pusing keterlambatan dana sertifiksi. "Toh juga nanti dibayarkan, katanya sih dibayarkan  ini cuman kenapa yang jadi heran di daerah Kabupaten lain di Jawa Barat Khususnya sudah dicairkan, apalagi kalau dana sertifikasi dibawah naungan Kemenag khususnya Kemenag Kab. Purwakarta sudah dicairkan untuk triwulan pertama bulan januari sampai dengan bulan maret tahun 2018 hasil kompirmasi dicairkannya akhir bulan april 2018" ujar dia. (Men)
Apa penyebab terlambatnya pencarian tunjangan sertifikasi ini, kami red belum mengkompirmasi ke intansi terkait. (Saepul S.Ag/Team)

0 komentar:

Posting Komentar